Ketua Serikandi MADAS Sedarah Hadiri Laga Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo
Surabaya// CyberNusantaraNews.com – Ketua Serikandi MADAS Sedarah kembali menunjukkan kecintaannya pada sepak bola dengan menyaksikan langsung pertandingan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu, 10 Januari 2026.
Kehadiran tokoh perempuan organisasi tersebut menarik perhatian suporter yang memadati stadion kebanggaan Bonek.
Kehadiran Ketua Serikandi MADAS Sedarah di tribun penonton bukan sekadar untuk menikmati pertandingan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan moral kepada klub kebanggaan Kota Surabaya.
Ia tampak berbaur dengan para suporter, mengenakan atribut hijau khas Persebaya, serta memberikan semangat sepanjang jalannya laga.
Menurut keterangan yang disampaikan,
tujuan kehadirannya adalah untuk menunjukkan bahwa dunia sepak bola juga mendapat dukungan dari kalangan perempuan dan organisasi kemasyarakatan.
“Sepak bola adalah pemersatu. Kami hadir untuk memberi dukungan positif sekaligus mengajak suporter menjaga sportivitas,” ujarnya singkat di sela pertandingan.
Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, yang beralamat di kawasan Pakal, Jalan Jawar, Kota Surabaya, berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari para penonton. Ribuan suporter memenuhi tribun sejak sore hari, menciptakan atmosfer khas GBT yang dikenal bergemuruh saat Persebaya bertanding.
Selain menyemangati tim kebanggaan, Ketua Serikandi MADAS Sedarah juga mengajak seluruh pendukung agar menonton dengan tertib, menjunjung tinggi keamanan, dan menghindari tindakan yang merugikan klub maupun masyarakat.
Ia menegaskan pentingnya menjaga citra positif suporter Surabaya sebagai pendukung yang dewasa dan beradab.
Dengan kehadiran tokoh organisasi perempuan tersebut, pertandingan Persebaya kali ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga momentum kebersamaan. Peristiwa ini menunjukkan bahwa dukungan terhadap sepak bola dapat datang dari berbagai kalangan, sekaligus memperkuat semangat persatuan di Kota Pahlawan.
(Aziz)

