Cekcok Berujung Maut, Pria di Sampang Tewas Dibacok Tetangga Hingga Kemaluan Terpotong

Sampang, Seputarhukumindonesia.com, –

Nasib tragis menimpa Suja’i (52), warga Dsn. Nambangan, Desa Noreh, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang, Madura JawaTimur, Dia tewas dibacok oleh tetangganya sendiri saat terlibat percekcokan.

Kapolres Sampang AKBP Hartono melalui Humas AKP Eko Puji Waluyo mengatakan, penganiayaan berujung tewasnya korban akibat percekcokan dengan pelaku berinisial MT (60), yang masih merupakan warga setempat /tetangga korban sendiri.

” Berdasarkan informasi yang diperoleh petugas, percekcokan berlangsung singkat sebelum akhirnya berubah menjadi insiden penganiayaan sadis dan mematikan,” jelas Eko, dalam keterangan tertulis, Kamis (4/12/2025).

Kronologi bermula saat korban sedang mencari rumput ke Tegal milik Mat Rasit (kakak korban) dan bertemu dengan pelaku MT yang berada di Tegal miliknya tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).

Dari situ awal mula terjadinya insiden percekcokan singkat yang mengakibatkan penganiayaan sadis pelaku MT kepada korban dengan menggunakan senjata tajam. Korban sempat berusaha melarikan diri sekitar 100 meter ke arah Utara, namun akhirnya korban meninggal akibat luka parah yang dideritanya.

” Dengan adanya kejadian tersebut, korban meninggal dunia akibat luka bacok pada bagian leher depan, luka bacok pada bagian pinggang sebelah kiri, dan kemaluannya terpotong,” ungkap Sie Humas.

Lebih lanjut, tidak lama kemudian pelaku MT yang diketahui berprofesi sebagai petani itu berhasil diamankan warga setempat dan akhirnya diserahkan kepada pihak kepolisian Polres Sampang.

Kini pelaku MT beserta barang bukti berupa celurit, cangkul dan sarung yang terdapat bercak darah berhasil diamankan pihak Polres Sampang.

” Pelaku kini sudah kami amankan dan dilakukan penahanan di rutan Polres Sampang. Perkara ini masih dalam penanganan Sat Reskrim Polres Sampang untuk menggali keterangan lebih dalam terhadap saksi-saksi apa motif dibalik peristiwa tersebut,” pungkasnya.

(Dim’s)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *