FPMI Sidoarjo Kecam Tindakan Tidak Terpuji di Pilka Desa Segodobancang
SEPUTAR HUKUM INDONESIA SIDOARJO Jawa Timur – Forum Pemuda Madura Indonesia (FPMI) Sidoarjo mengecam tindakan tidak terpuji yang terjadi dalam proses pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Segodobancang, Kecamatan Tarik, Sidoarjo. Tindakan pencoretan poster kampanye calon kepala desa nomor urut 2, Slamet Rianto, dianggap sebagai pelanggaran etika demokrasi yang serius.
Perbuatan ini bukan hanya masalah fisik, tapi juga mengancam integritas proses demokrasi. “Kami sangat mengecam tindakan ini dan mendesak panitia Pilkades untuk mengambil tindakan tegas,” kata H. Mustofa, Ketua DPC FPMI Sidoarjo.
Mustofa juga mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas pelaku di balik layar guna menghindari konflik horizontal antar pendukung. “Kami tidak ingin melihat persaudaraan di Segodobancang rusak karena tindakan tidak terpuji ini,” tambahnya.
FPMI Sidoarjo berdiri bersama masyarakat untuk memastikan Pilkades berjalan adil dan damai. “Jangan biarkan oknum-oknum tak bertanggung jawab merusak persaudaraan di Segodobancang,” tegas Mustofa.
Dalam kesempatan ini, FPMI Sidoarjo juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh tindakan tidak terpuji ini. “Mari kita jaga keamanan dan ketertiban di Segodobancang,” pungkas Mustofa.
Jurnalis isw89


