Menjelang Magrib, Seorang Pria Di Temukan Meninggal Dunia Di Dalam Masjid Al-Ashar Desa Muktesareh.
SAMPANG, seputarhukumindonesia.com- Seorang pria ditemukan meninggal dunia di dalam Masjid Al-Ashar, Dsn. Lenteng, Desa Moktesareh, Kecamatan Kedungdung, Sampang Madura, pada Kamis (1/1/2026) sore, saat warga mulai berdatangan untuk melaksanakan shalat Magrib.
Laki-laki paruh baya itu diketahui bernama Muhar (60), warga Dusun Tenjuy, Desa Moktesareh. Ia datang ke masjid sekitar pukul 16.30 WIB untuk melaksanakan ibadah.
Namun takdir berkata lain, ibadah sore itu menjadi yang terakhir bagi almarhum.
Sekira pukul 17.15 WIB, seorang warga bernama H. Salidin yang datang untuk persiapan salat Magrib mendapati korban dalam posisi telungkup di saf depan masjid, dekat pintu sebelah selatan.
Upaya memanggil korban tidak mendapat respons, hingga akhirnya saksi bergegas melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kedungdung yang lokasinya berada tepat di depan masjid.
“ Saksi melihat korban sudah telungkup di dalam masjid. Karena tidak ada respons saat dipanggil, saksi langsung melaporkan ke kami,” kata Kapolsek Kedungdung Iptu Syafriwanto.
Mendapat laporan itu, Kapolsek Kedungdung bersama sejumlah anggota segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Petugas kepolisian bersama masyarakat melakukan pengecekan awal dan memastikan korban telah meninggal dunia.
Pihak Polsek Kedungdung kemudian berkoordinasi dengan petugas Puskesmas setempat untuk melakukan pemeriksaan medis. Hasil pemeriksaan tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“ Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan unsur kekerasan. Berdasarkan keterangan keluarga, korban memang memiliki riwayat kesehatan tertentu,” jelas Iptu Syafriwanto.
Lebih lanjut, Kapolsek menyampaikan bahwa pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Keluarga korban juga menolak dilakukan autopsi dan menyatakan korban meninggal dunia karena faktor kesehatan.
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke rumah duka dengan dibantu anggota Polsek Kedungdung dan masyarakat sekitar. Suasana haru menyelimuti proses pemulangan jenazah, sebelum akhirnya dimakamkan oleh pihak keluarga.
Dalam penanganan kejadian tersebut, Polsek Kedungdung melakukan sejumlah langkah, mulai dari mendatangi TKP, membantu evakuasi korban, menjaga status quo lokasi kejadian, hingga mengumpulkan keterangan dari saksi dan warga sekitar.
“ Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan tetap menjaga ketertiban. Setiap kejadian kami tangani secara profesional dan humanis,” pungkas Iptu Syafriwanto.(Jazuli)

