RSUD Mohammad Zyn Sampang Gelar Forum Komunikasi Publik,Terima Kritikan Dan Masukan Dari Masyarakat.

 

SAMPANG, seputarhukumindonesia.com- Manajemen RSUD Mohammad Zyn Kabupaten Sampang mengakui masih adanya keterbatasan fasilitas pelayanan kesehatan di rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut. Hal itu disampaikan dalam Forum Komunikasi Publik (FKP) yang digelar di Aula Lantai 2 RSUD Mohammad Zyn, Rabu, 11 Maret 2026.

Pelaksana Tugas Direktur RSUD Mohammad Zyn, dr. Bhakti Setiyo Tunggal, mengatakan forum tersebut menjadi ruang dialog antara pihak rumah sakit, pemerintah daerah, media, dan masyarakat untuk mengevaluasi kualitas pelayanan kesehatan.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari evaluasi pelayanan publik. Kami menyadari masih ada keterbatasan fasilitas yang dimiliki rumah sakit, dan untuk itu kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat,” kata

Bhakti dalam forum tersebut.
Menurut dia, RSUD Mohammad Zyn saat ini memiliki sekitar 225 tempat tidur untuk melayani pasien. Rumah sakit tersebut tidak hanya menerima pasien dari Kabupaten Sampang, tetapi juga dari sejumlah wilayah lain di Pulau Madura, termasuk Kabupaten Sumenep.

Kepala Bidang Pelayanan dan Medis RSUD Mohammad Zyn, dr. Siti Hotimah, mengatakan pihaknya berupaya meningkatkan efektivitas pelayanan di tengah keterbatasan fasilitas yang ada. Ia menegaskan rumah sakit tetap menjalankan standar pelayanan publik dengan mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Siti juga mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan digital dalam proses pelayanan kesehatan, terutama bagi pasien rawat jalan melalui aplikasi Mobile JKN. Menurut dia, sistem tersebut dapat mempercepat proses pendaftaran sekaligus mengurangi antrean pasien di rumah sakit.

“Pemanfaatan Mobile JKN diharapkan bisa mempercepat pelayanan rawat jalan sehingga pasien tidak perlu menunggu lama,” ujar Siti.
Ia menambahkan, penyelenggaraan Forum Komunikasi Publik tersebut merupakan implementasi dari amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, yang mengatur keterlibatan masyarakat dalam evaluasi layanan publik.

Melalui forum tersebut, manajemen RSUD Mohammad Zyn berharap masukan dari masyarakat dan pemangku kepentingan dapat menjadi bahan perbaikan pelayanan kesehatan di Kabupaten Sampang.pungkasnya.(Jazuli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *