Pekerja Eks PT CTK Blokade Gate 3 PT SIG TUBAN
SEPUTAR HUKUM INDONESIA TUBANPekerja Eks PT CTK memblokade Gate 3 PT SIG karena belum adanya kejelasan dari perusahaan.
Ditambah lagi dari pihak manajemen PT Semen Indonesia Group ( SIG ) mengatakan untuk legowo sehingga menambah pekerja semakin tidak menentu nasibnya.
Aksi memblokade sudah berlangsung beberapa hari, kini impian para pekerja untuk mendapatkan kepastian justru berujung pada kekecewaan
Bahkan solusi konkret terkait status kerja, mereka justru diminta untuk bersabar menunggu proses tender yang tidak jelas ujungnya.
Sudah kemarin tepatnya minggu 3/5/2026 para pekerja telah menduduki gate 3 PT SIG Pabrik Tuban mengakibatkan operasional perusahaan harus lumpuh.Aksi pekerja direncanakan akan melakukan aksi hingga status kedepan jelas.
Sementara Kepala Disnakerin Tuban, Rohman Ubaid, menegaskan seharusnya status Harian Lepas (HL) tidak boleh dijadikan alat untuk menggantung nasib buruh. Sesuai aturan Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021, jika beban kerja sudah rutin dan melebihi 21 hari, maka hak pekerja untuk naik status menjadi PKWT adalah harga mati.
Apalagi lebih dari 21 hari, maka statusnya harus dinaikkan menjadi Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT). Hal ini sudah pernah dibahas dan sempat menemui titik temu antara vendor lama dengan pekerja,” imbuhnya.
Disisi lain ada kendala utama saat ini adalah proses tender vendor baru yang belum final, sehingga perpanjangan kontrak bagi para pekerja eks PT CTK belum bisa dilaksanakan.
Pihaknya juga kini tengah melakukan koordinasi intensif dengan manajemen PT SIG untuk mencari solusi. Tambahnya persoalan ini merupakan ranah kebijakan teknis internal perusahaan, namun pemerintah daerah tetap mengawal agar hak pekerja tetap terlindungi.
Saat ini kami sudah melakukan koordinasikan dengan pihak Semen Indonesia. Dan memang ini masalah kebijakan teknis manajemen, untuk itu kami tetap pantau perkembangannya,” tegasnya, te
gasnya kepada awak media.
Dengan tidak adanya kejelasan ini membuat suhu di depan gerbang pabrik kian memanas. Jika hingga besok belum ada jawaban yang pasti tentunya para pekerja mengancam akan memperluas titik blokade hingga ke akses utama keluar-masuk pabrik.
Sementara pihak PT SIG Tuban masih memilih tutup mulut begitu juga dengan Senior Manager Corporate Communication PT SIG.
( isw89 )

